Showing posts with label sering. Show all posts
Showing posts with label sering. Show all posts

Monday, December 16, 2013

Tes wawancara menjadi salah satu point krusial yang mendebarkan dalam tahapan melamar sebuah pekerjaan. Banyak orang yang merasa tegang dan panik ketika berusaha melalui ujian ini, sehingga kemampuan dan potensi diri yang mereka miliki tidak bisa terekspose ke tim penyaring job application. Lalu bagaimana cara meminimalisir sisi negatif situasi tersebut?

wawancara interview melamar pekerjaan
picture by : taogeow
Yang pertama anda lakukan adalah banyak berdoa memohon kelancaran karir anda, kemudian persiapkan tampilan sikap dan etika yang sopan, kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang posisi yang ingin anda geluti, cari data sebanyak-banyaknya tentang perusahaan tempat anda melamar pekerjaan (misal sejarah berdiri, produk yang dihasilkan, nama pimpinan perusahaan, dsb), dan yang terakhir adalah menyiapkan jawaban-jawaban terbaik dalam fase tes wawancara. Dengan melakukan persiapan tersebut, niscaya anda akan mempunyai rasa kepercayaan diri yang mantap dalam menghadapi situasi tersebut. Berikut adalah daftar pertanyaan umum yang sering diajukan dalam wawancara (interview) melamar sebuah pekerjaan:

1. Pertanyaan Seputar Riwayat Pekerjaan
Hal pertama yang pasti ditanyakan oleh pewawancara adalah riwayat pekerjaan yang pernah digeluti sebelumnya, mencakup:
  • Deskripsi nama perusahaan, jabatan yang pernah diemban, serta berapa lama posisi-posisi tersebut dilakoni.
  • Pengalaman-pengalaman anda seputar profesi-profesi sebelumnya.
  • Cara anda mengembangkan karier anda pada jabatan-jabatan sebelumnya.
  • Hal-hal yang anda sukai dan tidak disukai pada posisi sebelumnya.
  • Prestasi dan kegagalan terbesar dalam karier anda terdahulu.
  • Situasi di lingkup perusahaan sebelumnya, baik itu atasan anda, rekan kerja anda, atau bawahan anda.
  • Masalah-masalah yang anda hadapi di tempat kerja sebelumnya.
  • Gambaran tentang Boss (pimpinan perusahaan) terdahulu. Jangan bercerita terlalu banyak tentang keburukannya, seimbangkan sisi positif dan negatifnya.
  • Pandangan anda tentang boss dan perusahaan ideal yang sesuai dengan harapan anda.
  • Mengapa anda meninggalkan pekerjaan anda sebelumnya? Atau mengapa ingin beralih profesi? Atau apa yang menyebabkan anda mundur dari perusahaan sebelumnya? Berikan jawaban yang tidak membuat citra anda menjadi negatif, misalnya karena bentrok dengan rekan-rekan kerja, atau karena tidak puas dengan gajinya, atau tidak cocok dengan boss sebelumnya.
  • Sementara bagi angkatan kerja baru (fresh graduate), selain riwayat pendidikan, jenis pertanyaan yang diajukan umumnya adalah tentang pandangan anda seputar perusahaan-perusahaan sejenis.
2. Pertanyaan Tentang Kepribadian
Setelah riwayat pekerjaan, pertanyaan umum yang biasanya dilontarkan ke pencari kerja adalah seputar kepribadian, meliputi:
  • Kelemahan dan keunggulan diri
  • Gambaran singkat tentang diri anda
  • Bagaimana cara dan gaya kerja anda?
  • Sejauh mana anda bekerja dalam sebuah tim? Anda lebih suka kerja tim atau mandiri?
  • Berapa jam anda bisa maksimal bekerja dalam sehari?
  • Bagaimana cara anda menangani diri anda terhadap tekanan dari tugas pekerjaaan anda? Misalnya karena tugas atau ditempatkan di luar kota. 
  • Apa yang anda lakukan untuk memotivasi diri ketika sedang tidak semangat bekerja? 
  • Keputusan apa yang paling sulit anda tentukan?
  • Apa yang orang paling disukai dan tidak disukai terhadap diri anda? Kritik dan sanjungan yang paling sering anda terima.
  • Berapa jumlah gaji yang anda harapkan? Mengapa anda memilih angka itu? Saat wawancara, jangan pernah menyinggung masalah besaran gaji sebelum pewawancara menanyakan hal tersebut. Untuk menentukan besaran gaji yang sesuai, ada baiknya melakukan riset / pengumpulan data-data gaji dari berbagai perusahaan yang sejenis pada jabatan yang sama. Besaran gaji tersebut tentu lebih rendah dari mereka yang telah menduduki jabatan sejenis selama bertahun-tahun.
3. Pertanyaan Seputar Jabatan dan Perusahaan Baru yang Anda Pilih
Point ke tiga ini termasuk yang penting dalam menentukan nasib anda, karena secara langsung menyangkut tentang perusahaan yang sedang mencari karyawan. Ragam pertanyaan yang diajukan antara lain:
  • Sejauh mana dan mengpa anda tertarik dengan pekerjaan baru ini?
  • Apa yang anda bisa lakukan untuk memajukan perusahaan ini?
  • Mengapa perusahaan mesti memilih anda? Apakah anda orang yang tepat untuk posisi ini? Jawab dengan rasa percaya diri dan penuh optimisme, tapi jangan terlalu berlebihan (sombong).
  • Apa saja yang anda telah ketahui tentang perusahaan ini?
  • Mengapa anda ingin bekerja di perusahaan ini?
  • Hal dan tantangan apa yang ingin anda temukan di perusahaan ini?
  • Apakah anda bersedia melakukan perjalanan jauh untuk tugas beberapa hari?
  • Berapa lama anda ingin bekerja di perusahaan ini?
  • Adakah hal-hal yang ingin anda ketahui tentang perusahaan ini? Usahakan mengajukan sebuah petanyaan yang menunjukkan antusiasme anda terhadap perusahaan.
4. Pertanyaan Seputar Masa Depan Anda
Pertanyaan-pertanyaan berikut akan mencerminkan ekspetasi dan ambisi diri anda. Jika ekspetasi dan ambisi anda terlalu rendah, maka dianggap anda kurang bersemangat dan tidak memiliki rasa antusias. Sedangkan jika terlalu tinggi, maka kemungkinan perusahaan akan takut mempekerjakan anda, karena khawatir anda akan tidak betah bekerja karena harapan yang tidak bisa diwujudkan oleh perusahaan.   
  • Apa yang akan anda cari pada pekerjaan berikutnya?
  • Kira-kira seperti apa anda dalam lima tahun ke depan, khususnya tentang karir anda?
  • Apa tujuan anda lima tahun ke depan?
  • Apa yang akan anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut?
  • Seperti apa gambaran gaji (salary) yang ingin anda dapatkan dari tahun ke tahun? Tentunya pasti ingin meningkat, namun juga tergantung dari kondisi perusahaan di masa mendatang. 
  • Posisi (jabatan) apa yang akan anda raih selanjutnya setalah diterima pada jabatan sekarang?
  • Apa rencana anda jika tidak diterima di perusahaan ini?
Demikianlah sobat "jobseeker", semoga tulisan ini bisa memberi inspirasi untuk anda yang sedang mengajukan lamaran pekerjaan. Salam kerja & usaha!!!

Tuesday, October 29, 2013

Sering mengantuk bisa menganggu rutinitas aktivitas, apakah ini penyakit atau karena kurang tidur, berikut share yang saya dapatkan dari berbagai sumber

Mengapa saya Sering mengantuk? 

Perlu dicari dahulu penyebab kantuknya, misalnya apakah karena kurang istirahat, atau ada sakit diabetes, hipotensi, anemia dan sebagainya.

1. Kurang Olahraga

Menurut dr. Michael Triangto SpKO, spesialis kedokteran olahraga dari Slim+ Health Sport Therapy, mudah mengantuk atau tubuh seperti kurang berenergi bisa disebabkan karena kurang berolahraga.

”Olahraga yang tepat intensitasnya adalah yang dilakukan hingga mencapai zona latihan (training zone) diri orang tersebut, dan dilakukan secara teratur. Jika tidak optimal, mungkin tubuh akan tetap loyo. Atau sebaliknya, dia makin mudah mengantuk karena tubuh terlalu lelah akibat olahraga berlebihan,” kata dr. Michael.

Sebaiknya jangan berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur. Berikan jarak minimal
tiga jam antara olahraga dan waktu tidur. Pasalnya, begitu selesai berolahraga, tubuh
memproduksi adrenalin yang membuat Anda sulit tidur. Setelah beberapa lama,
adrenalin menurun, tubuh akan relaks dan Anda mudah tidur. Menurut dr. Andreas,
makin berat porsi berolahraga seseorang, maka waktu tidur yang dibutuhkan semakin
besar.

2. Gejala Prediabetes

Ngantuk terus-menerus, menurut dr. Dante Saksono Herbuwono, SpPD Endokrin dari Divisi Metabolik Endokrin RSCM, bisa jadi merupakan salah satu gejala prediabetes. Setelah makan, tubuh mengalami hiperinsulinemia (berlebihannya insulin), sehingga kadar gula darah turun drastis. Untuk itu, amatilah gejala prediabetes, seperti mudah haus dan sering ingin buang air kecil. Jika dibiarkan, prediabetes bisa menjadi diabetes. Namun, untuk memastikannya, jalani dulu pemeriksaan darah.

3. Gejala Anemia
Gampang mengantuk, atau cepat lelah dan lesu, juga merupakan salah satu gejala anemia (kekurangan sel darah merah). Karena anemia, suplai oksigen ke seluruh tubuh oleh sel darah merah terganggu. Padahal, oksigen adalah salah satu unsur penting untuk menghasilkan energi. Untuk mengetahuinya, Anda harus melakukan pemeriksaan darah. Jika hasilnya oke, bisa jadi Anda mengantuk karena memang kurang tidur atau kualitas tidur Anda buruk. (f)



4. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

5. Dehidrasi
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.

6. Depresi
Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.

7. Gangguan Tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri.
Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.

8. Penyakit Jantung
Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.

9. Sindrom Kelelahan Kronis
Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori. Semoga bermanfaat.


10. Gangguan saluran kemih
Gangguan seperti infeksi dapat menyebabkan luka dan terbakar yang sering terjadi pada malam hari sehingga hal itu menganggu tidur.


Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk mengatasi agar tidak mudah mengantuk dengan cara: istirahat dan tidur yang cukup minimal 6-8 jam sehari, makan makanan bergizi seimbang dan bisa ditambah juga minum vitamin untuk stamina misalnya BioATP, olahraga teratur agar tubuh sehat dan bugar. Jika hal-hal tersebut sudah dilakukan tetapi masih sering mengantuk, maka perlu pastikan adakah kondisi kesehatan Anda yang terganggu, misalnya ada anemia (kurang darah), hipotensi, sakit diabetes dan sebagainya. Karena itu sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk dievaluasi.

Berikut ada cara lain :

1. Sayuran Hijau
Sebaiknya perbanyaklah konsumsi sayuran hijau seperti bayam, seledri, lubis, kembang kol, kankung, dan kentang manis. Karena dengan mengkonsumsi dayuran hijau ini, sahabat bisa mengtrol berat badan sahabat dan menaikkan jumlah darah dalam tubuh.

2. Kacang Almond
Kacang almond kaya akan zat besi yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

3. Buah
Selain mengkonsumsi sayuran hijau, bagi penderita anemia juga dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buah segar. Seperti aprikot, semangka, apel, anggur, kismis dan buah plum yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh kita.

4. Banyak minum Air Putih
Selain mengkonsumsi sayuran hijau dan buah kita juga diwajibkan minum air putih minimal 8 gelas/hri

5. Biasakan tidur lebih cepat
Sebaiknya kita tidur lebih awal, karena tidur terlarut larut membuat kita sulit bangun pagi

6. Pola makan
Sebuah pola makan yang buruk dapat membuat tubuh merasa lelah dan lesu. Makan makanan yang tidak sehat atau junk dapat menyebabkan tidur terlalu banyak. Oleh karena itu, makanlah makanan yang kaya nutrisi dan mencakup banyak buah-buahan segar dan sayuran dalam diet mereka dan mengurangi jumlah junk food dan makanan berminyak

Demikianlah share seputar Penyebab sering mengantuk dan cara mengatasinya

Sumber :
Madhigokil blog 
Madinggalasta blog 
Dokita co
Femina co id 
ini cara ku  com 

Copyright © 2013 Linglung | Powered by Blogger