Showing posts with label ditemukan. Show all posts
Showing posts with label ditemukan. Show all posts

Tuesday, December 17, 2013

Sejumlah ahli arkeologi merasa yakin telah menemukan rahasia di balik lukisan paling terkenal di dunia, Monalisa. Sebuah rangka dan tengkorak yang terkubur di bawah sebuah biara di Florence, Italy, diyakini merupakan rangka milik Lisa Gherardini, orang yang dipercaya menjadi model untuk lukisan yang menjadi masterpiece Leonardo da Vinci.

Lisa Gherardini merupakan istri dari pedagang sutra bernama Francesco del Giocondo. Di Italy, Monalisa juga dikenal dengan sebutan La Gioconda.


 zizylain.blogspot.com


Sebagian sejarawan modern sepakat bahwa perempuan yang menjadi model Monalisa merupakan Lisa del Giocondo, yang kemudian menjadi biarawati setelah kematian suaminya. Lisa del Giocondo meninggal di biara pada 15 Juli 1542, saat berusia 63 tahun.

Mengutip laman Daily Mail, tim arkeologi awalnya melakukan ekskavasi di sebuah biara yang ditelantarkan, yaitu Biara Santa Ursula, mulai tahun lalu. Pertama, mereka menemukan lapisan beton tipis. Ini menjadi penanda perubahan biara itu menjadi barak militer.

Tapi kemudian tim arkeologi menemukan sebuah ruang makam yang dipercaya sebagai tempat dimakamkannya Lisa. Lebih jauh, mereka bahkan menemukan rangka dan tengkorak dengan ukuran perempuan. Rangka dan tengkorak itu ditemukan sekitar lima kaki di bawah lantai bangunan asli biara, dengan fragmen temuan rusuk dan tulang belakang.

Ekskavasi ini sendiri sempat dihentikan. Sebab, tim arkeologi mengaku kehabisan dana. Namun, setelah dana kembali didapat, ekskavasi kembali dilanjutkan. Kali ini, mereka menemukan rangka dan tengkorak manusia.

Tengkorak itu akan diuji untuk dicocokkan dengan temuan yang lain. Para ilmuwan akan melakukan komparasi DNA di tengkorak dengan tengkorak dua anak Lisa yang ditemukan terkubur di dekatnya.

Setelah rangka dan rangka bisa diverifikasi, seniman forensik akan mencoba untuk merekonstruksi wajah dan melakukan perbandingan dengan wajah 500 tahun lalu yang dilukis da Vinci.

"Kami belum tahu secara pasti apa rangka ini berasal dari satu tubuh atau lebih," kata Silvano Vinceti, arkeolog yang bertanggung jawab terhadap ekskavasi ini.

"Tapi ini mengkonfirmasi hipotesa kami bahwa di Santa Ursula masih terdapat rangka. Kami juga belum dapat menyimpulkan bahwa rangka yang ditemukan itu bukanlah Lisa Gherardini," ucap Vinceti.

Vinceti juga mengatakan temuan ini menjadi proses yang sangat menarik dan konsisten dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. "Ruang makan yang kami temukan merupakan satu yang disebutkan di catatan gereja dari 1495 dan telah didapat dengan sebuah ventilasi dan tangga. Kami juga mengetahui bahwa di tahun 1625 ada ruang makam kedua dan ini yang berhasil kami temukan," ucapnya.

Atas temuan ini, Natalia Gucciardini, yang disebut memiliki hubungan kerabat dengan Lisa Gherardini, mengaku sangat emosional. "Saya percaya ini merupakan persinggahan terakhir Lisa Gherardini," ucap Natalia yang juga teman dekat Pangeran Charles dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Tahun lalu, Profesor Vincenti juga menggunakan metode khusus untuk menemukan dan mengidentifikasi rangka Caravaggio, pelukis dari masa Renaissance. Ketika itu, seperti di novel Dan Brown, Vincenti mengaku ada pesan khusus yang tersimpan di mata Monalisa, setelah dilihat melalui kaca pembesar.

Lukisan Monalisa sendiri saat ini menjadi milik pemerintah Perancis dan tersimpan di Museum Louvre di Paris. Leonardo da Vinci memulai lukisan itu pada 1503 atau 1504 dan menyelesaikannya pada 1519, tak lama sebelum kematiannya.




 

Sumber:
viva.co.id
filed under: , , ,

Saturday, November 23, 2013


Lautan memang menyimpan segudang misteri dan belum semua isi lautan dalam dieksplorasi oleh manusia. Misteri di lautan dalam kembali terkuak dengan ditemukannya spesies ikan baru berbentuk aneh.

Pada tahun 2009 sampai 2010, pelaut asal Ukraina memancing di perairan beku Samudera Antartika dan berhasil mendapat tiga ikan yang bentuknya masih tampak sangat asing, belum pernah terlihat sebelumnya.
 

serbatahu.id-fb.com

Menurut hasil analisis para peneliti, ikan tersebut adalah spesies yang baru pertama kali ditemukan. Pada hasil penelitian yang diterbitkan di Jurnal ZooKeys itu, ikan tersebut dijuluki Hopbeard Plunderfish, dan memiliki nama ilmiah Pogonophryne neyelovi.

Ikan spesies terbaru ini terlihat sangat aneh, warna tubuhnya kecoklatan, memiliki bentuk seperti kecebong (anak kodok). Di sepanjang punggungnya, tumbuh sirip tajam yang membentang hingga ke belakang. Dan, di bawah mulut tumbuh sungut.

Dari tiga ikan yang berhasil ditangkap, ukuran yang paling besar memiliki panjang 14 inci, atau setara 35,5 sentimeter.

Meski tidak benar-benar aneh, ikan yang diperkirakan hidup di kedalaman 1.390 meter, atau setara 4.560 kaki ini, memiliki bentuk yang unik. Hopbeard Plunderfish memiliki hati yang sangat besar, hampir 35 persen perutnya diisi oleh hati.

Belum ada yang mengetahui perilaku spesies ikan ini ketika berada di lautan dalam. Seperti dilansir Live Science, hasil penelitian ini sudah bisa dilihat di Jurnal ZooKeys yang diterbitkan pada 30 April 2013, dengan judul "Pogonophryne neyelovi, a new species of Antarctic short-barbeled plunderfish from the deep Ross Sea".
Sumber:
viva
filed under: , , , , ,
Copyright © 2013 Linglung | Powered by Blogger